Karya:Deonardo Hermawan(10)
Rudi adalah seorang siswa kelas XI di SMA Bintaro. Ia adalah seorang siswa yang memiliki prestasi yang sangat membanggakan dan selalu memenangkan setiap perlomaban yang diikutinya. Ia memang seorang anak yang sangat pandai, buktinya ia selalu meraih bintang kelas. Ia pun dijuluki teman-temannya si kutu buku karena ia selalu membaca buku dimanapun ia berada. Rudi merupakan anak yang pendiam. Dia mempunyai seorang sahabat akrab yang telah dikenalnya sejak mereka masuk SMA pertama kali. Nama sahabatnya adalah Niko.
Rudi merupakan anak yang sangat cuek terhadap teman-temannya terutama anak perempuan. Ia jarang sekali berkumpul bersama teman-teman, ia lebih menyukai menyendiri dan membaca buku.
Suatu hari ketika sedang isrirahat, Niko pun menghampiri Rudi yang sedang asyik membaca buku sendiri. Niko bermaksud untuk mengajak Rudi ke pesta ulang tahun Susan yang juga merupakan teman sekelas Rudi.
“Hi, Rud ! sahut Niko
“E.., kamu Nik, ngagetin aja” jawab Rudi.
“Rud, besok malam kita pergi ke pesta ulang tahun temanku yuk! ajak Niko.
“Malas ah….., lebih baik aku baca buku aja di rumah! balas Rudi.
“Ayolah Rud !” “ Kamu kan teman baik aku !” bujuk Niko.
“Iya deh !!!” “ Tapi aku pikir-pikir dulu ya !” jawab Rudi.
Niko pun terus berusaha membujuk Rudi untuk ikut pergi ke pesta ulang tahun Susan. Akhirnya setelah susah payah dibujuk, Rudi pun mau pergi ke pesta itu. Rudi pergi ke pesta itu bersama Niko menaiki motor. Setibanya di pesta itu, mereka menghampiri Susan untuk memberi ucapan selamat ulang tahun. Niko pun memperkenalkan Rudi kepada Susan. Akan tetapi ketika mereka ingin memberi ucapan, tiba-tiba Rudi terdiam dan tubuhnya menjadi gemetar Ia terpesona ketika melihat Susan yang tampak cantik dengan gaunnya. Akhirnya Rudi pun jatuh cinta pada pertama. Dan pada hari itulah kisah cintanya bermula. Tingkah laku Rudi berubah total, ia menjadi salah tingkah.
Ia jatuh cinta kepada Susan, namun ia malu untuk mengakuinya. Ia merasa dirinya tidak cocok dan tidak pantas untuk Susan. Ia menyadari bahwa tidak mungkin seorang yang kutu buku sepertinya dapat memiliki seorang wanita yang kecantikannya bagaikan malaikat. Ia pun hanya mengagumi Susan tanpa menyatakan kepada Susan perasaan dirinya yang sesungguhnya. Setiap hari ia memperhatikan Susan secara sembunyi-sembunyi. Ia pun memberikan hadiah kepada Susan tanpa menulis nama pengirimnya. Di dalam setiap hadiahnya ia menulis surat dan puisi-puisi cinta untuk Susan. Susan pun merasa bingung dan bertanya-tanya siapa yang mengiriminya hadiah hampir setiap hari.
Niko pun merasa heran dengan gerak gerik Rudi yang semakin aneh dari hari ke hari. Suatu hari ketika Rudi akan memberikan hadiah kepada Susan secara sembunyi-sembunyi, Niko mengikuti Rudi secara diam-diam dari belakang. Dan akhirnya tahulah Niko mengapa kelakuan sahabatnya Rudi berubah belakangan ini.
Saat Rudi keluar dari ruang kelas setelah ia meletakkan hadiahnya untuk Susan, Niko pun menghampiri Rudi.
“Nah, lagi ngapain kamu Rud ? selidik Niko.
“E…, kamu Rud, aku kirain siapa.” jawab Rudi dengan gemetar. “Aku nggak ngapain-ngapain kok!” lanjut Rudi. “ Kamu sendiri ngapain?” tanya Rudi.
“Ya, nggak ngapa-ngapain kok, aku cuma lihat gelagat kamu saja yang aneh dari tadi !” jawab Niko.
“Apanya yang aneh, aku biasa-biasa aja kok !!!” balas rudi.
Setelah menjawab pertanyaan Niko, Rudi secepat mungkin segera pergi meninggalkan Niko. Niko pun semakin curiga dengan gerak gerik Rudi. Akhirnya Niko memberanikan diri mengajak Rudi bertemu di suatu tempat untuk menanyakan apa sebenarnya yang terjadi. Beruntungnya Rudi pun mau mengikuti ajakan Niko. Niko pun segera bertanya kepada Rudi.
“Rud, sepertinya ada masalah yang kamu sembunyikan dari aku?” selidik Niko
“Nggak ada kok.” balas Rudi.
“Kamu pasti bohong, ayolah ceritakan dengan terus terang kepadaku.” bujuk Niko.
Niko pun terus menerus bertanya kepada Rudi, tapi Rudi tak menjawab sesungguhnya. Akhirnya setelah dipaksa oleh Niko, Rudi pun memberitahukan hal yang sesungguhnya.
“Sebenarnya…………..” ucap Rudi .
“Sebenarnya ada apa?” “Ayo ceritakan kepada aku, mungkin aku bisa membantu kamu.” tanya Niko yang tidak sabar mendengar cerita dari Rudi.
“Aku malu ceritainnya sama kamu.”lanjut Rudi.
“Ayolah Rud ! “Mengapa sih kamu harus malu, kita kan sudah bertemanan cukup lama.” bujuk Niko untuk meyakinkan Rudi.
“Iya , tapi kamu harus janji tidak tertawakan aku !” tutur Rudi.
“Ok !” jawab Niko.
“Sebenarnya aku suka sama Susan tapi aku malu mengakuinya” cerita Rudi.
Niko pun hanya tertawa mendengar hal itu. Rudi menjadi kesal karena Niko menertawakannya dan ia pergi meninggalkan Niko. Namun Niko menahannya dan ia berusaha meminta maaf kepada Rudi.
“Maafkan aku, Rud !” kata Niko. “Bukan maksudku untuk menertawakan kamu, tapi aku hanya aneh saja melihatmu.” lanjut Niko.
“Apanya yang aneh?” tanya Rudi.
“Ya aneh saja, kamu suka kepada Susan, tapi kamu tidak berani mengungkapkan perasaan kamu yang sesungguhnya kepada Susan.” jawab Niko.
“Bukannya begitu, aku takut ditolak oleh Susan.” ucap Rudi. “Selain itu, aku sadar bahwa aku hanyalah seorang kutu buku, jadi mana mungkin ia suka kepadaku.” lanjut Rudi.
“Mengapa kamu harus takut, kamu kan belum pernah mencobanya ?” tanya Niko.
“Tapi…………..!!!!” jawab Rudi ragu-ragu.
“Apa lagi sih yang kamu tunggu, lebih baik kamu mencobanya daripada kamu menyesal nanti.” bujuk Niko.
Setelah melalui pembicaraan yang cukup panjang, akhirnya Niko berhasil membujuk Rudi untuk menyatakan perasaan cintanya kepada Susan. Niko pun banyak memberikan cara-cara menyatakan perasaan kepada seorang wanita kepada Rudi. Berkat Niko, akhirnya Rudi mau memberanikan diri untuk melakukan pendekatan terhadap Susan. Rudi pun mulai melakukan pendekatan mulai dari SMS, perhatian, telepon, dan lain-lain.
Suatu hari setelah pulang sekolah, Rudi mencoba menyatakan perasaan cintanya kepada Susan. Tepat di depan gerbang sekolah, Rudi menyatakan perasaan cintanya kepada Susan. Karena Rudi adalah orang yang pemalu, jadi ia hanya menyampaikan perasaan cintanya kepada Susan melalui sebuah surat yang berisikan puisi cinta dan ia meminta Susan untuk membacanya.
Jika di dunia ini, ada banyak orang yang sayang sama kamuAku pasti salah satunya…Jika di dunia ini, hanya ada satu orang yang sayang sama kamuOrang itu pasti aku…jika di dunia ini, Tidak ada orang yang sayang sama kamuItu berarti, aku telah tiada…
Jadi maukah engkau jadi kekasihku…
Susan terdiam sesaat setelah membaca tulisan dari Rudi, ia merasakan kata-kata tersebut masuk ke dalam relung hatinya yang paling dalam dan sepertinya sudah tidak bisa keluar lagi. Suatu hari yang tak pernah Susan sangka, Rudi mengungkapkan perasaannya pada dirinya. Susan bingung harus menjawab apa dan ia pun meminta waktu satu minggu untuk memikirkan jawaban atas cinta Rudi. Susan pun merasa bingung karena ia tidak pernah percaya dengan cinta dan kesetiaan. Ia menganggap semua cowok itu playboy dan hanya suka mempermainkan perasaan cewek. Meskipun ia belum pernah sekalipun pacaran, tapi ia sudah tahu bagaiman kriteria cowok. Tapi bila berada di dekat Rudi, ia merasa nyaman. Ia tidak tahu mengapa dan ini membuatnya bingung. Apakah dia harus mengikuti kata hatinya untuk tidak percaya pada cinta atau mencoba membuka hatinya untuk Rudi. Akan tetapi, ia berusaha untuk tidak memikirkannya terlebih dahulu karena besok adalah hari pertama ujian semester kedua yang menentukan dirinya naik kelas atau tidak.
Tak terasa ulangan semester sudah berlalu, tapi Susan belum lega karena dia harus memberikan jawaban kepada Rudi. Ia mencoba bertanya kepada tantenya dan juga sepupunya, tapi Susan masih belum yakin akan cinta Rudi. Hingga saatnya tiba, mereka bicara berdua. Dan untuk pertama kalinya ia bicara berdua dengan seorang pria. Selama ini, orang tuanya selalu melarangnya terlalu dekat dengan cowok walaupun itu sepupunya sendiri. Dan hal yang membuat Rudi kecewa, ternyata Susan menolak cintanya dengan alasan orangtuanya yang melarangnya pacaran. Tapi Rudi tetap berusaha meyakinkan Susan, namun Susan tidak bisa mengubah keputusannya. Malam itu Rudi sangat kecewa. Rudi pun merasa frustasi dan benarlah apa yang ia takutkan selama ini terjadi. Ia pun menyalahkan Niko, karena menurutnya Niko-lah yang harus bertnggung jawab atas apa yang telah terjadi kepada dirinya. Mereka berdua pun sempat bertengkar hebat, namun Niko berusaha mencegah amarah dari Rudi. Dan ia pun memotivasi Rudi agar tidak frustasi bila cintanya ditolak. Akhirnya Rudi pun menjadi tenang.
Setelah mendengar saran dari Niko, Rudi tidak mau menyerah begitu saja. Untuk pertama kali dalam hidupnya dia menemukan seorang cewek yang membuatnya bisa merasa jatuh cinta. Cewek yang seperti Susan. Meskipun namanya Susan tapi sifatnya tomboy, selalu menjaga kepercayaan orang tua, dan yang jelas menurutnya Susan adalah cewek yang selama ini dia sukai.
Akhirnya Rudi memilih untuk menunggu sampai Susan mau menerima cintanya. Entah sampai kapan itu akan berlangsung tapi Rudi tak pernah menyerah. Padahal Rudi tak tahu kalau Susan hanya memainkan perasaannya saja untuk membalas dendam pada makhluk yang namanya cowok.
Setelah lama selalu bersama dengan Rudi, Susan pun merasa aneh. Ia selalu merasanya nyaman, kadang merasa rindu, kadang merasa sepi jika Rudi tidak menghubunginya. Ia kadang bertanya apakah ini yang dinamakan cinta??? Satu hal yang membuat Susan merasa nyaman karena Rudi tak seperti cowok yang lain. Menurutnya, meskipun Rudi orang yang kutu buku, tapi Rudi bukan tipe cowok yang membosankan. Dia tahu kalau Rudi sayang padanya, tapi Rudi tak mau terlalu memanjakannya hingga tidak membuat Susan merasa bosan. Rudi juga bukan tipe cowok yang romantis karena Susan sangat benci dengan cowok romantis. Setiap ditelepon, mereka tak pernah cerita serius dan Rudi selalu membuat Susan tertawa gembira. Kalau nggak curhat mereka saling mengejek satu sama lain.
Setiap pagi, Susan dan Rudi selalu pergi jalan-jalan bersama dan yang pastinya juga ikut, karena Susan nggak mau berdua-duaan dengan Rudi. Mereka selalu pergi ke pantai melihat matahari terbenam. Saat itu Susan sangat senang sekali. Itu adalah saat yang tak terlupakan oleh mereka berdua. Saat melihat matahari terbenam, Rudi menanyakan bagaimana sebenarnya perasaan Susan pada dirinya. Dan akhirnya tanpa Susan sadari, ia telah jatuh cinta pada Rudi. Kejujuran itu membuat Rudi sangat senang dan menambah semangatnya untuk menunggu sang pujaan hatinya dan yang pastinya cinta Rudi semakin besar pada Susan.
Hari-hari mereka lewati dengan canda tawa meskipun kadang-kadang Susan marah pada Rudi, tapi itu semua hanya sekejap saja. Susan kini mulai mencoba percaya pada cinta dan kesetiaan. Hingga di suatu malam, Susan menelpon Rudi. Tanpa ia sangka ternyata saat itu Rudi sedang mabuk untuk yang pertama kalinya. Susan sangat kaget tapi juga senang karena ia tahu bahwa segala sesuatu yang dikatakan oleh seseorang yang sedang mabuk adalah sesuatu yang benar yang tersimpan sejak lama. Selama Rudi mabuk, ia hanya mengatakan sesuatu yang membuat Susan merasa bersalah. Rudi terus bertanya mengapa Susan tidak menerima cintanya, padahal Rudi sangat mencintainya. Susan sangat senang mendengar hal itu tapi juga membuatnya merasa bersalah. Karena dirinya, Rudi menjadi mabuk.
Keesokan harinya, Susan kembali menelpon Rudi. Ia menanyakan apakah semalam Rudi mabuk atau tidak, dan ternyata Rudi tidak ingat apa yang terjRudi pada dirinya semalam. Susan hanya tertawa kecil melihat Rudi yang kebingungan.
Tanpa terasa kedekatan mereka sudah berjalan beberapa bulan dan sekarang Susan sudah duduk dikelas 3 SMA. Meskipun tanpa status tapi mereka tetap merasa nyaman. Yah bisa dibilang mereka berdua menjalani hubungan tanpa status(HTS). Setiap hari mereka lalui dengan cerita bahagia, cerita sedih, dan lain sebagainya. Ada satu hal yang membuat Susan menyukai Rudi yaitu karena Rudi sangat pandai membuat puisi. Setiap saat, Rudi selalu membuatkan puisi yang indah untuk Susan. Meskipun Susan adalah tipe cewek yang tomboy, tapi dia sangat suka dengan puisi dan kata-kata mutiara.
Kemudian pada suatu malam, Rudi menelpon Susan. Rudi mengatakan sesuatu hal yang membuat Susan merasa terpukul. Suatu kejujuran dari Rudi yang sangat menyakitkan bagi Susan. Rudi mengatakan bahwa saat itu sebenarnya ia juga mempunyai wanita idaman lain selain Susan.
Rudi pun mulai bercerita yang sejujurnya pada Susan. Tapi ia mengatakan bahwa itu hanya sebatas perasaan kagum saja, namun Susan terlanjur kecewa. Terpikir dibenak Susan bahwa kata hatinya yang mengatakan bahwa cowok itu playboy ternyata benar. Tapi Rudi berusaha untuk tidak kehilangan Susan. Dia merasa bahwa Susan beda dari cewek yang lain dan rasa cintanya pada Susan itu tulus dari hati yang terdalam dan dia tidak mau kehilangan Susan. Tapi Susan terlanjur kecewa akan kejujuran Rudi.
Andai saja Rudi jujur sejak awal mungkin Susan akan mengerti, tapi mengapa setelah hampir setengah tahun kedekatan mereka, baru saat itu Rudi jujur padanya. Susan betul-betul kecewa pada Rudi. Mengapa di saat Susan mulai mempercayai cinta dan kesetiaan, saat itu juga kejujuran Rudi membuyarkan kepercayaan itu. Susan sangat bersyukur tidak menerima cinta Rudi dulu sehingga hatinya takkan terluka. Tapi meski begitu, tetap saja Susan merasa sakit yang begitu dalam karena dia telah jatuh cinta pada Rudi. Orang yang selama ini telah membohonginya, orang yang selama ini telah memberikan arti dalam hidupnya, orang yang selama ini mengisi hari-harinya dengan canda dan kegembiraan.
Keesokan harinya, ia menelpon temannya dan mengungkapkan rasa kecewanya itu pada Niko. Susan sangat marah pada Niko yang tak pernah memberi tahunya tentang hal tersebut. Tapi Niko mencoba meyakinkan Susan kalau Rudi benar-benar sayang padanya. Niko mengatakan bahwa Susan harusnya bersyukur mendapatkan orang sebaik Rudi. Sangat jarang ada cowok yang ingin jujur pada orang yang dia sayang tentang segala perbuatan buruknya dimasa lalu.
Seminggu kemudian, Rudi meminta izin untuk pergi ke Makassar selama enam bulan karena sudah kewajiban di sekolahnya, siswa yang sekarang menduduki kelas 3 SMA harus melaksanakan kegiatan penelitian ke Makassar. Susan pun memberi izin. Buatnya, Rudi sekarang tak lebih dari sekedar sahabatnya. Walaupun sekarang Rudi jauh, namun tak membuat Rudi menyerah untuk mendapatkan hati Susan. Segala cara ia lakukan untuk mengembalikan kepercayaan Susan yang telah hilang. Memang sulit mengembalikan kepercayaan seseorang apalagi ini bukan yang pertama kalinya Rudi berbohong pada Susan namun hal ini adalah kebohongan terbesar bagi Susan. Tapi Rudi tak mau menyerah begitu saja setelah ia tahu bahwa Susan juga pernah memiliki rasa cinta untuk dirinya.
Satu bulan berlalu tanpa Rudi. Akhirnya Susan sadar bahwa kejujuran Rudi itu tidak salah. Dia mulai berpikir bahwa Rudi adalah orang yang pantas untuknya karena jarang ia menemukan seorang cowok yang mau jujur padanya seperti apa yang dikatakan Niko. Ia baru sadar bahwa ternyata ia masih sayang pada Rudi. Ia juga tak mau kehilangan orang yang telah memberi arti baru dalam hidupnya. Akhirnya Susan memutuskan untuk memberikan kesempatan sekali lagi untuk Rudi. Kesempatan ini pun digunakan Rudi untuk memperbaiki semua kesalahannya dan berjanji tidak akan berbohong lagi. Setelah dua bulan lebih Rudi pergi, mereka berdua putus kontak sebab handphone Rudi rusak.
Setelah lama tak ada kabar dari Rudi, Susan merasa sangat rindu pada Rudi. Ia pun melepaskan rasa sepinya bersama ketiga sahabatnya. Di sekolah, Susan mempunyai tiga sahabat cowok yang sangat baik. Semua masalah yang ia alami dengan Rudi, selalu ia ceritakan pada mereka bertiga. Mereka adalah Andi, Arya, dan Aldi.
Suatu hari tiba-tiba saja Andi mengungkapkan perasaannya pada Susan.
“Sus, sebenarnya ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan kamu.” ucap Andi. “Bicara soal apa, kok serius sekali?” tanya Susan. “Hm…, soal tentang perasaanku kepadamu?’ jawab Andi. “ Perasaan apa?” tanya Susan. “Sebenarnya, aku mencintai kamu.” ucap Andi. “Kamu pasti bercanda.” jawab Susan yang merasa heran. “Tidak, aku sungguh dengan perkataanku yang tadi.” balas Andi.
Memang sebelumnya Susan sudah merasa bahwa Andi suka padanya. Namun Susan tidak menyangka kalau Andi akan mengungkapkan perasaannya padanya sebab setahunya Andi sudah memiliki pacar yang tak lain adalah temannya sendiri meski mereka berbeda kelas. Selama ini Susan hanya menganggap Andi sebagai sahabat terbaiknya sebab sudah satu tahun mereka selalu bersama sejak mereka menduduki bangku SMA hingga sekarang. Dan juga satu hal yang membuat Susan tak bisa menerima cinta Andi sebab Susan hanya mencintai Rudi. Tapi Andi tetap saja tak mau menyerah meski Susan telah menyuruhnya untuk melupakan perasaannya itu karena dia telah memiliki pujaan hati. Akhirnya Andi bisa mengerti namun tetap saja Andi tak mau membunuh perasaannya yang sejak lama ia simpan untuk Susan. Tak lama kemudian Andi dan pacarnya putus. Entah apa yang terjRudi di antara mereka namun sepertinya bukan karena adanya pihak ketiga di antara mereka.
Kini Andi dan Susan hanya sebatas sahabat, namun Andi berharap lebih dari itu. Susan pun merasa nyaman bila bersama Andi karena Andi sangat mirip dengan Rudi. Seminggu setelah Andi mengungkapkan perasaannya, ternyata Arya yang juga sahabat Susan mengungkapkan perasaannya kepada Susan. Tapi Susan tidak bisa menerimanya karena alasan yang sama. Ketiga sahabat Susan sangat melindungi dan menyayangi Susan.
Hari-hari mereka lalui bersama. Namun sudah beberapa bulan Rudi tidak memberi kabar pada Susan.merasa semakin kesepian. Untuk menghilangkan rasa sepinya, ia terus berada di dekat ketiga sahabatnya karena hanya mereka bertiga yang dapat membuat dirinya senang dan karena ia menganggap Andi itu adalah Rudi karena kemiripan sifat mereka. Tanpa Susan sadari ia menyukai Andi. Dan pada saat yang bersamaan pula Rudi kembali menghiasi hari-harinya seperti dulu. Susan tidak tahu harus berbuat apa. Dia sangat mencintai Rudi tapi juga menyukai Andi.
Susan selalu menceritakan tentang sahabat-sahabatnya pada Rudi. Dan Rudi tahu kalau Andi dan Arya pernah mengungkapkan perasaannya pada Susan. Saat ini Susan sangat kebingungan. Dia mencintai Rudi tapi dia juga merasa nyaman bila berada di dekat Andi.
Tak lama kemudian Rudi pun kembali dan Susan sangat senang. Kekuatan cinta mereka berdua kini semakin besar. Setelah satu tahun kedekatan mereka, sudah begitu banyak cerita cinta yang mereka lalui bersama. Dan kini Susan hanya menganggap Andi sebagai sahabatnya karena ia sadar bahwa rasa cintanya pada Andi hanya karena melihat bayangan Rudi dalam diri Andi meski sebenarnya Andi tetap menyimpan perasaan pada dirinya.
Setelah semester pertama berlalu, sahabat dari mantan pacarnya Andi yang juga sahabat Susan, memberitahukan sesuatu hal pada Susan. Ia bernama Indah. Indah mengatakan bahwa mantan pacarnya Andi yang bernama Luna sebenarnya masih menyukai Andi dan masih berharap Andi kembali ke pelukannya lagi.
Susan pun bertanya mengapa saat itu Luna memutuskan hubungannya dengan Andi. Indah pun mulai menceritakan semuanya pada Susan. Indah mengatakan kalau Luna memutuskan hubungannya dengan Andi karena Luna tahu kalau sebenarnya Andi tidak memberikan seluruh cintanya pada Luna melainkan pada Susan. Saat Luna tahu bahwa Andi hanya menyukai Susan, ia sempat kesal. Ia merasa apa sih kelebihan Susan bila dibandingkan dengan dirinya dan sempat merasa cemburu pada Susan. Namun Indah memberi penjelasan yang membuat Luna mengerti mengapa Andi lebih menyukai Susan. Pada saat itu juga Luna memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Andi. Meskipun Luna masih sangat mencintai Andi hingga kini dan Luna berharap suatu saat nanti Andi dapat mencintainya setulus hati. Luna menganggap kalau Andi itu beda dari cowok lain yang sering ia permainkan. Untuk pertama kalinya Luna mencintai seorang cowok dengan setulus hati.
Setelah mendengar cerita dari Indah, Susan merasa sangat bersalah pada Luna. Pada akhirnya ia memutuskan untuk menceritakan hal tersebut pada Andi, namun Andi tetap tak bisa melupakan cintanya pada Susan. Susan ipun berusaha memberikan pengertian pada Andi. Dia mengatakan bahwa terkadang kita tidak sadar bahwa orang yang mencintai kita adalah orang selama ini selalu menemani kita dan saat orang itu pergi, barulah kita sadar bahwa dia adalah cinta sejati kita. Susan menyuruh Andi untuk tidak terlalu banyak berharap padanya sebab ia telah memiliki pujaan hatinya sendiri.
Andi mulai memikirkan kata-kata Susan. Tidak seharusnya dia mencampakkan Luna yang sangat mencintainya dan mengharapkan Susan yang jelas ia tahu bahwa Susan telah memiliki pujaan hati yang lain. Andi pun berusaha untuk melupakan perasaannya pada Susan dan berusaha membuka hatinya untuk Luna. Ia berpikir kalau cinta tak selamanya harus memiliki.
Kini Susan merasa lega karena Andi bisa menerima Luna kembali ke pelukannya. Akhirnya semua kembali seperti semula. Susan kini sudah berstatus pacaran dengan Rudi, Andi kemudian kembali kepada Luna dan hal itu membuat Luna sangat senang karena Tuhan mau mendengar doanya, Arya dan Aldi juga kini telah memiliki belahan jiwa yang baru.
Susan akhinya kembali mau menerima kehadiran Rudi apa adanya. Rudi pun sangat senang karena Susan mau memaafkan dirinya. Ia pun berjanji kepada Susan bahwa ia akan selalu menjaga Susan setiap waktu.
Waktu pun terus bergulir, kini pun mereka semakin saling menyayangi satu sama lain. Akan tetapi, keadaan itu berubah drastis ketika Rudi melihat Susan sedang asyik makan siang dengan laki-laki lain. Rudi pun masih dapat menerima perbuatan yang telah dilakukan Susan, karena ia merasa Susan dan orang itu hanya memiliki hubungan sebatas teman biasa saja.
Suatu sore, Niko, sahabat rudi sedang jalan-jalan di taman bersama kekasihnya. Namun seketika Niko menjadi terkejut setelah ia melihat Susan bermesraan dengan laki-laki lain. Niko pun menegur Susan, akan tetapi Susan hanya cuek.
“Sus, apa yang sedang kamu lakukan dengan laki-laki itu?’ tanya Niko. “Emangnya ada apa, itu bukan urusanmu!” jawab Susan dengan ketus. “Itu urusanku, aku tidak senang dengan kelakuanmu yang telah menduakan cinta sahabatku.” balas Niko.
Tidak terima dengan kelakuan Susan yang telah menyakiti perasaan sahabatnya, Niko memberitahukan kepada Rudi apa yang telah dilihatnya di taman tadi sore. Awalnya Rudi tidak percaya dengan hal yang dikatakan oleh Niko, namun setelah memikirkan perbuatan tersebut sama dengan apa yang telah dilakukan Susan sebelumnya. Rudi pun marah besar, ia kecewa karena perasaannya telah dipermainkan oleh Susan.Akhirnya Rudi memutuskan untuk menghentikan hubungannya dengan Susan. Ia lebih memilih untuk belajar dengan serius agar ia bisa mencapai prestasi yang baik di sekolahnya daripada perasaannya hanya dipermainkan oleh seorang perempuan yang dicintainya. Susan pun merasa kecewa dengan keputusan Rudi. Ia juga menyesali perbuatan yang telah dilakukannya. Akan tetapi Susan berusaha tegar dan menerima keputusan Rudi. Pada akhirnya, mereka lebih memutuskan untuk menjadi sepasang sahabat.
Sabtu, 18 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Oke.. satu kata..
BalasHapuspatah hati dan diduakan itu menyedihkan..
Percakapannya dikit ya?? =)) =)) =))
Nice job, Deo~