Karya: Ricky Stevanus
Setiap remaja pasti pernah mengalami yang namanya cinta monyet. Cinta monyet bukan berarti cinta yang dialami seekor monyet, tetapi hanya berupa ungkapan saja. Cinta monyet berupa cinta sesaat atau sementara, tapi ada juga yang sampai menikah gara-gara cinta monyet.Cinta monyet bisa menyimpan sejuta kisah lucu antara dua orang yang sedang menjalani cinta monyet tersebut.
Kali ini kasus cinta monyet sedang dialami oleh sepasang lelaki dan perempuan,sebut saja nama perempuannya Fossie, Fossie adalah gadis yang Richard kagumi, cinta yang ditunggu oleh Richard selama ini, Fossie adalah gadis yang baik, ramah, dan pintar. Richard adalah lelaki yang baru saja genap berumur 15 tahun. Pada awal Richard bertemu dengan Fossie,belum ada perasaan sedikit pun yang muncul, bahkan biasa saja. Mereka berdua merupakan murid SMA di salah satu sekolah swasta di Palembang.
Pada saat pertama kali mereka masuk SMA, mereka berada di dalam satu kelas, karena baru awal, mereka sama-sama tidak saling menyapa, tersenyum pun tidak. Namun, lama-kelamaan mereka pun saling tersenyum ketika bertemu. Dan suatu ketika, denah tempat duduk kelas pun sudah diatur oleh wali kelas, Richard duduk lumayan dekat dengan Fossie. Karena Richard termasuk orang yang iseng, jadi Richard sering sekali mengedipkan matanya seraya memanggil nama Fossie. Fossie pun tersenyum heran sekaligus malu, karena hal itu Richard pun senang mengedipkan matanya ketika berada dekat dengan Fossie.
Ketika berada di dalam kelas, Richard sering memperhatikan wajah dan senyum Fossie, ternyata Fossie lumayan cantik untuk ukuran seorang wanita SMA, senyumnya pun kelihatan sungguh manis. Ketika Richard berada dekat Fossie,dia merasa sangat nyaman,dan juga ketika berada dekat dia tiba-tiba jantungnya berdegup kencang. Richard pun bingung, mungkin Richard mulai menyukai Fossie. Suatu saat Richard ingin meminjam buku kepadanya, sehingga menimbulkan kesempatan Richard untuk meminta nomor handphone Fossie.
“Hei, Fossie, boleh tidak saya meminta nomor handphone kamu?”tanya Richard
“Boleh saja”jawab Fossie
Fossie pun langsung meyebutkan nomornya satu per satu,
”08194887xx”sebut Fossie
Richard pun langsung mencatatnya di handphone miliknya seraya berkata terima kasih.
Richard pun menawarkan nomor handphone miliknya,
“Fossie, kamu mau nomor handphone punya saya juga nggak?”tanya Richard
“Oh, tenang saja, saya ada kok nomor handphone kamu”jawab Fossie
“Ha?,Kok kamu bisa tahu nomor handphone saya?”tanya Richard
“Ada aja”jawab Fossie
Richard pun merasa heran, namun dalam hatinya senang karena Fossie mengetahui nomor handphonenya tanpa diberi tahu sebelumnya oleh dia.
******
Waktu pun terasa sangat cepat, lama kelamaan Richard pun memberanikan diri untuk mendekati Fossie, Richard mulai mengajak Fossie ngobrol, mulai dari hal-hal candaan sampai dengan hal yang serius. Richard sangat merasa nyaman bila berada di dekat Fossie, dan menurut Richard, Fossie pun juga merasakan hal yang sama. Tapi, itu baru dugaan Richard saja, jadi Richard terus berusaha untuk mendapatkan cinta Fossie. Jadi setiap bel istirahat Richard pun mendekati Fossie, entah obrolan apa, yang penting bisa berada di dekat Fossie pun, Richard sudah sangat senang.
Karena Fossie mempunyai seorang sahabat yang lumayan dekat dengan Fossie, jadi Richard meminta bantuan sang sahabat. Namun, hal itu percuma, karena Fossie orangnya termasuk tipe orang yang tertutup. Jadi sangat sulit untuk mengetahui hal-hal terperinci tentang dia, terutama dalam segi percintaan.Namun hal inilah yang membuat Richard merasa tertantang untuk mendapatkan Fossie.
Suatu ketika, saat Fossie sedang lewat di depan Richard, terlepaslah sebuah sapu tangan yang waktu itu sedang dipegang Fossie, Richard pun langsung mengambilkan sapu tangan tersebut, tak sengaja tangan Fossie yang sedang mengambil sapu tangan pun terpegang oleh Richard yang juga hendak mengambil sapu tangan tersebut.
“Eh, maaf”kata Fossie dan Richard secara bersamaan. Mereka berdua pun langsung mengangkat tangan masing-masing. Mereka pun sama-sama terlihat malu,dengan wajah yang merah merona. Karena kejadian itu Richard dan Fossie pun terlihat bertambah dekat.
**********
Hari berganti hari pun terus berlalu, hampir 4 bulan Richard menyimpan rasanya kepada Fossie, tapi ia tak mampu untuk mengutarakannya.Ketidakberanian Richard untuk mengutarakan perasaannya pun bertambah karena orang tua Richard tidak memperbolehkan Richard untuk pacaran, orang tua Richard tidak ingin Richard menjadi malas belajar akibat pacaran. Orang tua Richard pun cukup protektif terhadap anaknya, orang tua Richard selalu mencari tahu tentang pergaulan-pergaulan Richard di luar rumah.Sehingga sangat sulit bagi Richard untuk mendekati Fossie lebih jauh.
Perjuangan Richard medapatkan cintanya belum berakhir, Richard tidak malu mengungkapkan perasaan kepada teman dekatnya, ia seringkali meminta tips-tips dari teman dekatnya untuk mendekati Fossie, berbagai ide pun muncul tatkala Richard sedang menanyakan cara untuk mengutarakan hatinya kepada Fossie.Beruntung Richard mempunyai sahabat yang sangat perhatian sama dia.Sahabat-sahabat Richard dengan ide-ide yang cemerlang membantu Richard untuk mendapatkan hati Fossie.
Sahabat-sahabat dari Richard memberi dukungan semangat kepada Richard agar ia mampu untuk mengungkapkan perasaanya kepada Fossie. Namun Richard masih terlalu malu untuk mengungkapkan perasaannya. Richard masih memikirkan belajarnya karena ia tidak ingin mendapatkan hasil ulangan yang kecil.Jadi ia lebih mengutamakan belajarnya daripada soal cinta.
********
Hari demi hari, ketika bel istirahat di sekolah berbunyi, Richard selalu mendekati Fossie,pada malam hari pesan singkat lewat handphone pun sangat sering dikirim oleh Richard. Hal itu membuat hubungan Richard dan Fossie bertambah akrab. Karena sudah terlalu lama Richard memendam perasaan dan juga dengan didorongkan motivasi dari sahabat Richard,Richard pun tidak memperdulikan larangan orangtuanya untuk tidak berpacaran, sehingga ia pun mengajak Fossie untuk bertemu di gerbang sekolah pada saat pulang sekolah keesokan harinya. Bel pulang sekolah pun berbunyi,dengan raut wajah yang gugup Richard menunggu kedatangan Fossie, beberapa menit kemudian, Fossie pun muncul, Fossie langsung menghampiri Richard, tanpa basa basi, Richard pun memberanikan diri menyatakan cinta kepada Fossie serta memintanya untuk menjadi pacarnya.
“Fossie, saya mau ngomong sesuatu, tapi saya malu”kata Richard
“Bilang saja, Richard, jangan malu-malu gitu dong” jawab Fossie yang penuh rasa penasaran
“Emmm….sebenarnya saya…….emmmm….sebenarnya saya suka sama kamu, dari dulu saya suka sama kamu. Kamu mau nggak jadi pacar saya?” tanya Richard
Namun Fossie belum menjawabnya, mungkin Fossie merasa terkejut terhadap tindakan Richard, Fossie langsung bergegas pulang tanpa memperdulikan Richard.
********
Keesokan harinya, pagi-pagi di kelas, Fossie mendekati Richard, Fossie pun meminta maaf atas kejadian kemarin dan berkata kalau ia belum siap untuk pacaran dengan alasan umurnya masih terlalu kecil, ia belum terlalu dewasa untuk mengeri artinya pacaran, ditambah lagi orang tua Fossie yang tidak setuju kalau Fossie berpacaran. Keesokkan harinya, walaupun Fossie menolak Richard tapi mereka berdua makin akrab. Namun timbul rasa penasaran Richard yang merasa bingung, apakah Fossie juga memendam perasaan kepadanya atau tidak.”Dia tidak boleh berpacaran, tapi tidak menutup kemungkinan dia suka sama saya”pikir Richard. Richard pun mulai menggunakan beberapa cara untuk mengetahui perasaan Fossie kepadanya.
Cara Richard yang pertama yaitu dengan mendekati teman wanita ketika ada Fossie. Pagi-pagi, Richard datang ke sekolah lebih awal daripada Fossie, dan kebetulan di dalam kelas hanya ada Richard dan Rina, ketika Fossie hendak memasukki pintu kelas, Richard langsung mengajak ngobrol Rina, Fossie pun melihatnya, namun raut muka Fossie kelihatan biasa saja, ia seakan-akan tidak perduli apa yang dilakukan oleh Richard. Tentu saja, hali ini membuat Richard kesal, Richard langsung memegang tangan Rina, berharap agar Fossie cemburu, namun sialnya Richard langsung ditampar oleh Rina, Fossie pun langsung tersenyum melihat dari jauh kejadian tersebut, Richard merasa benar-benar malu.
*********
Keesokkan harinya, Richard mecoba cara yang lain, ketika ia bertemu Fossie, Richard tidak menegur Fossie sama sekali, Richard hanya jalan seperti tidak ada orang yang ditemuinya, hal yang biasa dilakukan Richard ketika bel istirahat untuk mendekati Fossie, ketika bel istirahat Richard langsung pergi ke kantin tanpa menyapa Fossie sedikitpun,Richard pun tidak pernah mengirim pesan singkat kepada Fossie lagi. Hal ini dicoba Richard selama lima hari. Cara ini ternyata manjur juga, Fossie yang merasa janggal, ia pun langsung mendekati Richard, ia bertanya heran,mengapa Richard seolah-olah ingin menjauh darinya, namun Richard masih saja sok jual mahal, ia tidak menjawab pertanyaan dari Fossie sama sekali, ia langsung meninggalkan Fossie.
Ketika sampai di rumah, Richard pun memikirkan hal yang terjadi tadi di sekolah, ia berpikir apa salah Fossie sehingga saya harus mengacuhkan dia. Setelah menyadari hal itu, Richard langsung mengambil handphone yang berada di sakunya, ia langsung mengirimkan sebuah pesan singkat yang berisi “Fossie, maaf ya tadi di sekolah saya mengacuhkan kamu, tapi saya tidak bermaksud begitu kok, saya hanya iseng sama kamu, jadi kamu mau maafkan saya,kan?”. Namun, ternyata pulsa Richard telah habis, jadi pesan tersebut tidak dapat dikirim, jatah pulsa Richard untuk bulan ini pun telah diberi orang tuanya, uang Richard pun hanya cukup untuk jajan selama 3 hari di sekolah, dan apabila ia pergunakan uang tersebut untuk membeli pulsa, maka ia tidak bisa makan selama tiga hari.
Maka, Richard pun hanya mampu melamuni kesalahan yang telah ia perbuat terhadap Fossie. Richard pun tidak sabar menanti hari esok, ia ingin cepat-cepat bertemu Fossie, ia ingin meminta maaf kepada Fossie. Tanpa terasa ayam pun berkokok, Richard langsung bergegas ke sekolah, sayangnya ketika ia sampai di depan kelas, Fossie tidak berada di kelas, Richard pun langsung mencari Fossie, tidak terduga Richard menemukan Fossie sedang berjalan dengan lelaki lain, sebut saja namanya Roni Betapa hati Richard sedih, hatinya sangat terluka. Richard sangat menyesal, kenapa dulu ia mengacuhkan Fossie.
*********
Hari pun berganti hari, Richard yang kelihatan sangat frustasi, kelihatan hanya berdiam saja di kelas, ia sering melamun. Betapa sakit hatinya, ternyata Fossie telah jadian dengan lelaki yang dilihatnya hari itu. Dalam hati Richard terus bertanya, bukankah orang tua Fossie melarangnya pacaran?. Richard pun berusaha mencari tahu. Ternyata itu hanya alasan Fossie untuk menghindar dari Richard, Fossie sama sekali tidak menyukai Richard. Namun, Richard berusaha tegar, ia berpikir bahwa, apabila ia menyukai seseorang, bukan berarti bahwa ia harus memilikinya, menurut Richard, yang paling penting yaitu melihat Fossie bahagia.
Namun lama-kelamaan cinta Richard terhadap Fossie makin membara, Richard tidak bisa hidup tanpa Fossie, Richard benar-benar merasa tertekan, sehingga nilai ulangan Richard pun semakin menurun, sehingga Richard pun mendapat teguran dari guru dan orang tuanya. Hal ini ternyata membuat Fossie prihatin. Fossie merasa tidak tega melihat kondisi dari Richard, lama- kelamaan Fossie menyadari bahwa ia memendam perasaan kepada Richard, ia sangat sedih melihat kondisi Richard, ia menyadari bahwa rasa sayang Richard kepadanya begitu besar.Fossie juga menyadari bahwa ia tidak menyukai Roni, ia menerima cinta Roni karena Roni adalah orang yang senang menolong Fossie dalam mengerjakan pr, Roni juga rajin mengantar jemput Fossie, karena rumah mereka berdekatan, jadi Fossie menerima cinta Roni atas dasar kasihan saja.
Karena tidak tahan melihat kondisi dari Richard, Fossie pun memberanikan diri mendekati Richard pada waktu isitirahat, Fossie mulai mengajak ngobrol Richard
“Richard, saya mau ngomong nih, sebenarnya saya suka sama kamu” kata Fossie,
Tentu saja hal ini membuat Richard terkejut, di dalam pikiran Richard pun bertanya “cewek ini kan sudah mempunyai pacar, tapi mengapa ia menyatakan perasaannya kepada saya?”Richard pun merasa curiga, mungkin saja Fossie hanya ingin mempermainkanku, kata Richard dalam hati Karena Richard termasuk lelaki yang penyabar , ia pun mau mendengar penjelasan dari Fossie, Fossie pun menjelaskan tentang hubugannya dengan Roni yang didasari oleh rasa kasihan. Richard masih tidak percaya sama sekali sama Fossie, Fossie pun jujur kepada Richard tentang perasaannya terhadap Richard, Fossie menjelaskan lagi bahwa ia menyukai Richard.Karena melihat kesungguhan dari Fossie, Richard pun percaya kepada Fossie.Namun dalam hati Richard, ia mengkhawatirkan perasaan Roni, pastilah apabila menjadi Roni, hati pasti akan terasa sakit.
Karena Richard tidak ingin menyakiti hati Roni, jadi ia menyuruh Fossie apabila ia benar-benar suka sama dia, ia harus menjelaskan yang sebenarnya kepada Roni tanpa harus menyakiti hati Roni. Richard menasehati Fossie agar tidak melakukan hal yang sama lagi terhadap dia ataupun orang lain, seperti yang ia lakukan terhadap Roni. Karena mendengarkan nasehat dari Richard, Fossie pun menyadari kesalahannya.
********
Keesokkan hari, pagi-paginya Fossie pun mengajak Roni untuk keluar kelas,Fossie langsung menarik tangan Fossie,sesampainya di kantin, Roni yang merasa heran pun bertanya kepada Fossie “Fossie,mengapa kamu melakukan hal aneh seperti ini? Tanya Roni
,tanpa basa-basi, Fossie pun langsung menjelaskan perasaannya yang sebenarnya kepada Fossie.
“Ron, sebenarnya saya tidak pernah menyukai kamu, saya menerima kamu karena dulu saya merasa kasihan dengan kamu, kamu selalu membantu saya dalam hal apapun, jadi saya merasa tidak enak jika saya menolak kamu, maaf ya ” kata Fossie.
Roni pun terdiam sejenak, lalu berkata
“Ya sudah, saya tidak apa-apa kok, nyantai aja” kata Richard
Fossie yang merasa tidak enak pun berulang kali meminta maaf kepada Roni. Roni memaklumi Fossie. Walaupun Fossie masih merasa tidak enak kepada Roni, tapi di dalam hati Fossie sudah sedikit lega.
Malam harinya,Fossie langsung menelpon Richard, Fossie menjelaskan bahwa ia sudah menjelaskan semuanya kepada Roni, perasaan Richard pun sedikit lega. Fossie pun menyatakan perasaannya lagi terhadap Richard lewat telepon. Fossie mengajak Richard untuk menjadi pacarnya,
“Richard, saya kan sudah menjelaskan semuanya terhadap Roni, jadi…..jadi kamu mau nggak jadi pacar saya?” tanya Fossie
“Boleh”jawab Richard.
Namun ada satu masalah lagi yang ada d dalam Richard, yaitu orang tuanya yang tidak menyetujui jikalau ia berpacaran. Richard pun merasa bingung menghadapi masalah ini, sampai akhirnya mereka berdua menjalani pacaran secara “backstreet”. ”Backstreet” adalah istilah dari gaya berpacaran yang tertutup atau yang tidak diketahui siapapun.
Tanpa terasa pacaran secara “backstreet” sudah mereka jalani selama 1 minggu, setiap pada malam hari mereka telepon-teleponan terus lewat ponsel. Namun karena pulsa Richard yang cepat sekali habis, orang tua Richard pun curiga, masak dalam waktu 3 hari, pulsa bisa habis 50 ribu rupiah, orang tua Richard yang merasa curiga pun mulai memata- matai gerak-gerik Richard. Sialnya, ketika Richard sedang asyik telpon-telponan dengan Fossie di dalam kamarnya, orang tua Richard menguping pembicaraan Richard, telinga orangtua Richard pun panas ketika Richard mulai mengeluarkan kata-kata mesra, tanpa pikir panjang ayah Richard langsung mengetuk pintu kamar Richard, Richard pun terlihat panik, namun ia memberanikan diri utuk membuka pintu kamarnya, ketika ia sudah membuka pintu kamarnya, orang tua Richard langsung masuk ke dalam kamarnya dan langsung memarahi dia,
“Richard sudah lama kami merasakan adanya kejanggalan sama kamu, ternyata kamu berpacaran ya, kecil-kecil saja sudah pacaran!!!Emangnya kamu sudah bisa cari uang apa? Hal pertama yang harus kamu pikirkan adalah belajar,Awas kalo kamu berpacaran, saya akan datang ke sekolah untuk memarahi pacar kamu itu” kata Ayah Fossie dengan penuh
“Iya,yah….saya berjanji akan memutuskan dia”jawab Richard
“Baiklah kalau begitu, awas kalo kamu berbohong”kata ayah
Namun, ternyata Richard masih saja tetap menjalin hubungan dengan Fossie, malah bertambah mesra, Richard tidak mengindahkan larangan dari ayahnya. Richard kelihatan sangat berhati-hati ketika sedang telpon-telponan sama Fossie, ia menelepon Fossie, apabila orang tuanya sedang tidak ada di rumah. Dan jika, orang tuanya bertanya tentang wanita yang menjadi pacar Richard, ia berdalih bahwa ia sudah tidak menjalin hubungan lagi.
Namun karena cinta Fossie dan Richard hanya merupakan cinta monyet, maka timbullah kejenuhan antara mereka berdua. Kejenuhan itu membuat mereka saling emosi, timbul rasa egoisme diantara mereka.Mereka pun sering bertengkar apabila ada masalah kecil. Namanya saja cinta monyet, rasa cinta yang timbul hanya sementara dan dijalani bukan dengan keseriusan. Suatu hari mereka bertengkar hebat karena Richard ketahuan sedang berjalan dengan seorang wanita, padahal itu merupakan sepupunya Richard sendiri, namun Fossie mengabaikan penjelasan Richard, ia tetap saja menuduh Richard berselingkuh, jadi pada akhirnya mereka saling mengatakan kata putus.
*******
Keesokkan harinya di sekolah, mereka saling memasang muka masam, mereka saling tidak menegur, mereka benar-benar saling marah. Sialnya, pada saat pelajaran bahsa Indonesia, mereka digabungkan dalam satu kelompok, ketika semua meja digabungkan antarkelompok, mereka duduk berjauhan. Namun karena keusilan teman-teman sekelompoknya, akhirnya mereka pun dapat duduk saling berdekatan. Raut muka mereka sama-sama kelihatan kesal, tapi di dalam hati mereka sangat senang. Dalam hati mereka masih tersimpan rasa sayang. Ketika kelompok mereka sedang mendiskusikan sesuatu tiba-tiba penggaris Fossie terjatuh, dengan sigap Richard mengambilkannya, dan tak disengaja Richard memegang tangan Fossie, mereka berdua pun malu,“Ingat masa lalu nih”celetuk teman-temannya.Mereka langsung bergegas mengangkat tangan mereka. Walaupun mereka saling diam-diaman tapi dalam hati mereka merasa senang.
Malam harinya, Richard pun tidak bisa tidur karena memikirkan Fossie, Richard masih menyimpan perasaan terhadap Fossie, sebaliknya Fossie pun menyimpan perasaan yang sama. Karena sudah tidak tahan lagi terhadap perasaannya, Richard langsung mengambil telepon genggam miliknya, dan langsung mengirimkan pesan singkat yang kepada Fossie yang berisi tentang permintaan maaf darinya, Fossie pun menerima maaf dari Richard, akhirnya mereka berdua pun berbaikkan, namun mereka tidak menyinggung soal pacaran lagi, karena mereka sadar bahwa mereka hanya menjalani hubungan masih dengan emosi, jadi mereka memutuskan hanya untuk menjadi sahabat.
*Tamat*
Senin, 20 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar